Polres Balangan Ringkus Oknum Kepala Desa Diduga Korupsi Dana Desa

Tribratanews.polri.go.id- Dana desa yang mengalir ke pemerintahan desa akhirnya menyeret seorang kepala desa menjadi pesakitan. Syahruni (50), mantan Kepala Desa Muara Jaya, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, saat ini mendekam di ruang tahanan Polres Balangan.

Ia sedang mengikuti proses hukum dengan dakwaan melanggar 2 ayat (1) jo pasal 3 subsidair pasal 9 UU Nomor 31 tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kapolres Balangan AKPB Moh Zamroni melalui Kasat Reskrim AKP Deny Sulistino mengungkapkan, kasus korupsi dana desa ini merupakan kasus 2013 silam yang baru bisa rampung sekarang. Dari hasil pemeriksaan tersangka tidak bisa mempertanggungjawabkan secara penuh penggunaan dana desa tahun 2010, yang diketahui merugikan uang negara sebesar Rp34 juta.

“Laporan pertanggungjawaban yang dibuat tersangka fiktif, dengan membuat kwitansi pengeluaran sendiri. Ini terbukti dari dokumen yang kita jadikan alat bukti,” tuturnya. Alat bukti itu yaitu berupa Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), dokumen Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Desa Muara Jaya TA 2010 dan blangko verifikasi.

“Setelah proses pemeriksaan selesai, tersangka langsung kami tahan. Kini proses berkas perkaranya sudah masuk tahap P21 dan segara kita limpahkan ke Kejari Balangan,’’ ungkapnya.

Kasus ini lanjut Dany, harus dijadikan pelajaran dan peringatan bagi kepala desa lain agar bisa menjalankan dana desa sesuai aturan supaya terhindar dari pelanggaran hukum. Terlebih dana desa sekarang jumlahnya sangat besar.

“Ini bukti bahwa tidak ada istilah kepala desa kebal hukum terkait penggunaan dana desa. Jika terbukti melakukan korupsi maka akan kita tindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Syahruni mengakui bahwa ia memang tidak bisa mempertanggungjawabkan uang Rp34 juta dari anggaran dana desa sewaktu ia menjabat sebagai Kades.

Namun ia menampik tuduhan kalau dana itu ia gunakan untuk kepentingan pribadi. “Uang itu digunakan untuk kepentingan warga banyak, seperti konsumsi saat gotong royong membangun musala dan lain-lain,’’ kilahnya.

penulis : anang

editor : iqbal

 

Sumber : http://tribratanews.polri.go.id/?p=100530